MELISA ANGGRAINY PUTRI

Keep Smile and Keep Spirit :)

Perkembangan Majunya 7-eleven di Indonesia

7- Eleven merupakan toko kelas mini yang lebih banyak menyajikan makanan atau istilah ritelnya sering disebut convenience store. 7-Eleven adalah jaringan ritel kelas dunia yang berasal dari Texas USA, berdiri sejak tahun 1927. Saat ini  7-Eleven memiliki lebih dari 40.000 gerai di berbagai penjuru dunia dan akan terus bertambah. Jepang merupakan negara dengan jumlah gerai terbanyak, yaitu . Indonesia merupakan negara ke-17 yang dimasuki oleh 7-eleven, mulai masuk pada tahun 2009 dan dikelola oleh PT Modern Putra Indonesia melalui sistem waralaba. Ini adalah anak usaha Grup Modern International, yang juga pemilik lisensi Fuji Film.

Tahun 1991, Southland Corporation yang merupakan pemilik 7-Eleven, sebagian besar sahamnya dijual kepada perusahaan jaringan supermarket Jepang, Ito-Yokado. Southland Corporation lalu diubah namanya menjadi 7-Eleven, Inc pada tahun 1999. Tahun 2005, seluruh saham 7-Eleven, Inc diambil alih Seven & I Holdings Co. sehingga perusahaan ini dimiliki sepenuhnya oleh pihak Jepang.

Setiap gerai 7-Eleven menjual berbagai jenis produk, umumnya makanan, minuman, dan majalah. Di berbagai negara, tersedia pula layanan seperti pembayaran tagihan serta penjualan makanan khas daerah. Produk khas 7-Eleven adalah Slurpee, sejenis minuman es dan Big Gulp, minuman soft drink berukuran besar.

Jumlah gerai 7-Eleven di Jakarta baru mencapai 32 gerai yang berada di lokasi strategis dan cocok sebagai tempat nongkrong. Gerai pertama 7-eleven adalah di wilayah Bulungan Jakarta Selatan yang merupakan salah satu pusat kegiatan dan nongkrong anak muda Jakarta. Segmen 7-Eleven memang anak muda dan eksekutif muda yang selalu membutuhkan tempat untuk kumpul dan makan.

Kehadiran 7-eleven memberikan warna tersendiri bagi perkembangan industri ritel di Indonesia serta semakin memperketat persaingan di bisnis ritel secara keseluruhan. Konsumen semakin memiliki banyak pilihan dalam berbelanja kebutuhannya, terutama kebutuhan untuk makanan cepat saji yang murah dan tempat untuk nongkrong dan ngumpul yang nyaman dengan lokasi strategis, ditambah dengan akses wi-fi yang cepat semakin menamban kenyamanan pengunjung yang kebanyakan ABG (anak SMA-kuliahan) serta eksekutif muda.

Gaya hidup anak muda di kota besar seperti Jakarta, Bandung, Jogjakarta, Surabaya, Makassar dan kota-kota besar lain di Indonesia hampir sama, suka ngobrol, nongkrong sambil makan bersama rekan-rekan mereka. apalagi kalau harganya murah dan enak. Dengan semakin tingginya daya beli masyarakat segmen ini, prospek convenience store cukup tinggi ditambah dengan kemacetan di kota-kota tersebut yang semakin parah membuat anak muda malas untuk pergi ke lokasi-lokasi yang rawan macet di pusat kota.

Lokasi yang strategis, harga murah, tempat yang nyaman, menu minuman dan makanan yang variatif, serta cara penyajian yang berbeda dari restoran cepat saji biasa membuat 7-Eleven menjadi salah satu toko favorit hang-out anak muda di Jakarta.

Menurut penelitian The Nielsen Regional Retail Highlights, popularitas 7-Eleven akan terus meningkat di dalam kurun waktu 10 tahun yang akan datang. Hal ini dikarenakan oleh sesuainya konsep toko dengan gaya hidup orang Indonesia, khususnya ibukota Jakarta. Range harga yang tidak terlalu mahal dan tempat yang nyaman menjadi alasan utama masyarakat memilih untuk nongkrong di 7-Eleven ketimbang di mall-mall ibukota. Suasana santai pun menjadi daya tarik tersendiri. Para pelanggan dapat datang dengan sendal jepit dan celana pendek, sementara di fancy cafes dan mall-mall ibukota orang kerap datang dengan dandanan yang rapi.

Semua alasan tersebut menyebabkan konsep dari toko 7-Eleven di Indonesia mulai dicontoh oleh para kompetitornya. Chairul Tanjung, chairman dari PARA Group dan Carefour Indonesia akan mulai ‘bermain’ di dalam bidang ini dengan membuka convenience store dengan brand Trans Mart.

Manajemen 7-Eleven akan terus menggenjot pertumbuhan outlenya hingga 100 outlet di tahun 2012. Anak usaha PT Modern International Tbk (MDRN) ini, sudah menyiapkan dana Rp 150 miliar dalam pengembangan 7-Eleven hingga akhir tahun. Dimana Rp 120 miliar merupakan fasilitas pinjaman dari Bank Sinarmas dan Bank CIMB Niaga.

Sumber : www.google.com , Media Ritel

2 Oktober 2011 - Posted by | Uncategorized

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: