MELISA ANGGRAINY PUTRI

Keep Smile and Keep Spirit :)

KONSEP DASAR SISTEM NFORMASI MANAJEMEN (SIM)

Komputer pertama disebut mainframe, berukuran sangat besar dan hanya mampu dimiliki oleh perusahaan terbesar. Inovasi dibidang teknologi piranti keras telah memungkinkan adanya komputer yang kecil dan kuat. IBM menamakan komputer mikronya sebagai personal computer atau PC, dan nama itu kemudian dikenal, tidak hanya untuk komputer-komputer IBM, namun juga untuk komputer-komputer yang diproduksi oleh pihak-pihak lain. Meskipun IBM bukan merupakan pembuat komputer yang pertama, IBM tidak membutuhkan waktu lama sebelum menjadi yang terdepan didalam industri ini. Istilah personal computer bukan sekedar istilah yang bagus saja; ia juga menggambarkan rasa kepemilikan yang dimiliki oleh manajer setelah mereka dapat mengakses dan memanipulasi data mereka sendiri. Salah satu ukuran yang baik dari pesatnya inovasi dibidang teknologi piranti keras adalah Hukum Moore, yang menyatakan bahwa kekuatan sebuah komputer akan meningkatkan dua kali lipat setiap 18 bulan, suatu tingkat akan berlangsung terus hingga hari ini. Dampak Hukum Moore akan sulit diterima oleh banyak orang. Para manajer yang tidak dapat memahami implikasi diatas seringkali dipaksa untuk bereaksi terhadap perubahan dalam teknologi informasi sebagai ganti dari merencanakan untuk menghadapinya, dan menggunakan perubahan tersebut sebagai keunggulan kompetitif. Konsekuensi dari Hukum Moore adalah bahwa dalam waktu 30 tahun kompouter di meja anda akan menjadi jutaan kali lipat lebih kuat untuk harga yang sama.

Arsitektur dari sebuah komputer (CPU, RAM, penyimpanan data, dan fitur-fitur lain) akan tetap sama untuk beberapa waktu mendatang. CPU dan RAM terdapat pada motherboard sebuah komputer, papan sirkuit yang menjadi tempat terhubungnya semua sarana. CD-ROM, USB flash drive, dan hard disk ( yang juga dikenal sebagai hard drive) adalah alat penyimpanan data, namun berbeda dengan RAM mereka menawarkan penyimpanan secara permanen. Tetapi implikasi dari meningkatnya kekuatan, mengecilnya ukuran, meluasnya komunikasi, dan turunnya biaya komputer makro, tidak dapat diabaikan begitu saja. Kemajuan-kemajuan dibidang teknologi memungkinkan pengguna mengakses lebih banyak data secara lebih cepat dan kemudian menganalisisnya dengan teknik-teknik analisis yang canggih. Kekonstanan arsitektur komputer memastikannya akan tetap dikenali, yang artinya manajer hanya perlu memahami bagaimana cara mengguanakan peningkatan kekuatan komputer tersebut untuk keuntungan mereka.

Teknologi komunikasi juga mengalami perubahan dramatis. Komunikasi antarkomputer dibatasi oleh adanya fakta diprioritaskan komunikasi telepon antar manusia. Standar dan prosedur komunikasi telepon tidak pernah dimaksudkan untuk mengakomodasi komunikasi digital yang sangat cepat yang dibutuhkan antarkomputer. Komunikasi antarkomputer yag tidak mempergunakan sistem telpon publik biasanya akan jauh lebih cepat. Standar komunikasi langsung seperti ini mulai dikembangkan setelah standar sistem telepon publik selesai dikembangkan. Kini, komputer dapat berkomunikasi melalui jaringan nirkabel. Komputer dirumah dapat menggunakan sebuah modem yang tersambung kesambungan telepon yang memiliki kecepatan 56.000 bit per detik (56Kbps), atau kesambungan TV kabel yang memiliki kecepatan hingga mencapai 2 juta bit per detik (2Mbps). Jaringan nirkabel yang paling umum saling bertukar data pada kcepatan 11 juta bit perdetik (11Mbps, tetapi dengan kemampuan yang dapat mencapai kecepatan hingga 54Mbps. Jaringan komputer didalam sebuah perusahaan sering kali memiliki kecepatan antara 10 hingga 100 Mbps. Revolusi nirkabel pun terus berlanjut. Kekhawatiran utama dalam hal komunikasi nirkabel adalah masalah keamanan. Meskipun jaringan nirkabel murah dan mudah untuk dipasang, sebagian besar pengguna tidak mengimplementasikan fitur-fitur keamanan yang ada. Solusi yang paling mudah atas masalah ini adalah dengan membeli peranti keras dan atau peranti lunak firewall ketika membeli jaringan nirkabel. Bahkan banyak penjual piranti keras jaringan nirkabel secara otomatis akan menentukan fitur keamanan selama proses instalasi; pengguna harus dengan sengaja mematikannya.

Sistem informasi adalah suatu sistem virtual; data mereka mencerminkan sistem fisik dari sebuah perusahaan. Bisnis adalah sistem terbuka, karena mereka berinteraksi dengan lingkungan mereka.

Sistem informasi yang pertama menjalankan fungsi-fungsi akuntansi perusahaan dan disebut sistem pemrosesan transaksi (transaction processing system). Sistem pemrosesan transaksi (transaction processing system) merupakan istilah yang telah umum. Sistem-sistem ini berbagai satu ikatan yang sama dimana mereka memroses data yang mencerminkan aktivitas perusahaan. Setelah sistem ini terpasang, perusahaan mengalihkan perhatiannya pada pengguna sistem komputer untuk menyediakan informasi kepada manajer.

Sistem informasi manajemen (SIM) atau management information system (MIS) lalu dikembangkan untuk memberikan dukungan kepada kelompok-kelompok besar manajer, atau kemungkinan seluruh manajer di perusahaan. Sistem informasi manajemen (SIM) sebagai suatu sistem berbasis komputer yang membuat informasi tersedia bagi para pengguna yang memiliki kebutuhan serupa. Sasarannya adalah memberikan dukungan secara luas kepada seluruh manajer dari sebuah unit organisasi. Para pengguana SIM biasanya terdiri atas entitas-entitas organisasi formal, perusahaan atau salah satu unit sistem utamanya dilihat dari apa yang telah terjadi di masa lalu, apa yang sedang terjadi, dan apa nyang kemungkinan akan terjadi di masa depan. SIM akan menghasilkan informasi ini melalui penggunaan dua jenis peranti lunak :

  • Piranti lunak pembuat laporan (raport-writing software) yang menghasilkan laporan berkala maupun laporan khusus. Laporan berkala dikodekan dalam suatu bahasa program dan disiapkan sesuai jadwal tertentu. Laporan khusus yang sering disebut pula laporan ad hoc., dibuat sebagai tanggepan atas kebutuhan informasi yang tidak diantisipasi sebelumnya. Sistem manajemen basis data dewasa ini memiliki fitur-fitur yang dapat dengan cepat membuat laporan sebagai respon atas permintaan akan data atau informasi tertentu.
  • Model matematis menghasilkan informasi sebagai hasil dari suatu simulasi atas operasi perusahaan. Model-model matematis yang menggambarkan operasi perusahaan dapat ditulis menggunakan semua jenis bahasa pemrograman. Akan tetapi, bahasa-bahasa pemodelan khusus dapat menjadikan tugas ini menjadi lebih mudah dan lebih cepat unyuk dilakukan.

Outoput informasi yang dihasilkan akan digunakan oleh pihak-pihak yang akan memecahkan masalah (baik itu manajer maupun kalangan profesional) dalam mengambil keputusan guna memecahkan masalah perusahaan. Lingkungan menjadi terlibat ketika perusahaan berinteraksi dengan organisasi-organisasi lain, seperti pemasok, untuk membentuk suatu sistem informasi antarorganisasi (interorganizational information system-IOS) . Dalam kasus seperti ini, SIM akan memasok informasi ke anggota-anggota IOS yang lain sekaligus juga kepada para pengguna perusahaan. Pengenalan SIM disertai dengan munculnya aplikasi-aplikasi berorientasi kantor yang mengalami evolusi, menjadi apa yang dikenal saat ini sebagai kantor virtual.

Sistem Kantor Virtual (Virtual Office System) ini merupakan langkah awal dari otomatisasi kantor (office automation) yaitu penggunaan elektronik untuk memfasilitasi komunikasi. Aplikasi-aplikasi tambahan lainnya meliputi surat elektronik (email), surat suara (voice email), kalender elektronik, konferensi audio, konferensi video, konferensi komputer, dan transmisi faksimili (fax). Kemampuan aplikasi otomatisasi kantor untuk dapat untuk dapat dilakukan dimana sajatelah melahirkan konsep Kantor Virtual (Virtual Office) yaitu melakukan aktivitas kantor tanpa tergantung pada satu lokasi fisik tertentu. Sistem kantor virtual telah membuat manajer lebih dapat diakses oleh konsumen dan pihak-pihak lain di dalam perusahaan.

Sistem pendukung pengambilan keputusan atau decision support system (DSS) lalu dikembangkan untuk membantu satu atau beberapa orang manajer melakukan pengambilan keputusan tertentu. Istilah sistem pendukung pengambilan keputusan (decision support system-DSS) dicetuskan pada tahun 1971 oleh G. Anthony Gorry dan Michael S. Scoot Morton, keduanya profesor MIT. Suatu sistem pendukung pengambilan keputusan (decision support system_DSS) adalah suatu sistem yang membantu seorang manajer atau sekelompok kecil manajer memecahkan suatu masalah. Salah satu contoh adalah DSS yang dirancang untuk membantu seseorang manajer pejualan menentukan tingkat komisi terbaik bagi para tenaga penjualannya. DSS mengambil pendekatan jarak jauh dalam memecahkan masalah. Output DSS awalnya dihasilkan dari suatu basis data relasional dan mencakup laporan berkala dan khusus serta output dari model-model matematis. Berikutnya ditambahkan kemampuan dukungan keputusan kelompok melalui piranti lunak yang berorientasi pada kelompok yang disebut grupware. Grupware memungkinkan DSS bertindak sebagai suatu sistem pendukung pengambilan keputusan kelompok (group decision support system-GDSS). Tambahan tereakhir pada DSS meliputi kecerdasan buatan dan pemrosesan analitis secara online (on-line anylitical processing). Pendekatan ini begitu suksesnya sehingga diperluas menjadi ikut memasukkan pemecahan masalah kelompok, fitur-fitur baru, termasuk kecerdasan buatan (artficial intelligence) dan pemrosesan analistis secara online, mulai disertakan ke dalam sistem-sistem ini.

Sistem pemrosesan transaksi, SIM, dan DSS, ketiga-tiganya dikembangkan tanpa melalui suatu rencana utama. Sistem perencanaan sumber daya perusahaan atau enterprise resource planning system (ERP) juga telah dikembangkan untuk mengintegrasikan seluruh sistem-sistem terpisah ini kedalam satu keseluruhan sistem guna mengelola seluruh operasi perusahaan. Sistem perencanaan sumber daya perusahaan (ERP) adalah sistem berbasis komputer yang memungkinkan seluruh sumber daya perusahaan dalam berbasis keseluruhan organisasi. Pertumbuhan piranti lunak ERP yang luar biasa pesat diakhir tahun 1990-an dapat dilakukan pada beberapa faktor, diantaranya adalah massalah Y2K, kesulitan dalam mendapatkan sistem yang meliputi keseluruhan usaha, membanjirnya aktivitas penggabungan usaha korporasi, dan strategi kompetitif “meniru pemimpin” . Piranti lunak ERP dipasarkan dengan telah memenuhi persyaratan Y2K untuk memastikan perusahaan-perusahaan bahwa sistem informasi yang diganti tidak akan mengalami kasalahan yang diakibatkan oleh perubahan tanggal dari tahun 1999 ke tahun 2000. Teori bahwa Y2K adalah kekuatan pendorong dibalikimplementasi piranti lunak ERP semakin terbukti dengan melambatnya tingkat pertumbuhan penjualan para penjual ERP besar pada tahun 1999. Industri ERP tidak hanya terdiri atas penjual ERP. Organisasi sering sekali harus membayar tiga hingga tujuh kali lipat dari harga piranti lunak untuk biaya konsultasi, pelatihan, dan hal-hal lain yang berkaitan dengan ERP. Suatu sistem ERP membutuhkan adanya komitmen keuangan yang sangat besar dari organisasi.

Sistem organisasi digunakan oleh para manajer, nonmanajer, profesional, dan orang-orang diluar perusahaan. Manajer adalah kelompok pengguna yang penting karena informasi merupakan hal yang sangat penting artinya bagi pekerjaan yang mereka lakukan. Manajer dapat ditemukan diberbagai tingkat manajemen dan di beberapa area bisnis. Tanpa melihat posisi mereka didalam organisasi, seluruh manajer akan melakukan fungsi-fungsi manajemen tertentu dan memainkan peranan-peranan manajerial yang membutuhkan informasi untuk memecahkan masalah dan melakukan pengambilan keputusan. Manajer mengambil keputusan untuk memecahkan masalah ketika mereka melaksanakan fungsi-fungsi dan memainkan peranan tertentu. Selain itu manajer juga membutuhkan informasi untuk menginditifikasi masalah, mengembangkan solusi alternatif, memilih solusi yang terbaik, dan meninjau konsekuensi danri keputusan yang mereka ambil. Informasi yang diberikan kepada manajer adalah pling efektif ketika ia mengetahui dan mendukung fungdi dan peranan-peranan ini.

Memahami teknologi dan dampaknya pada pengambilan keputusan merupakan suatu hal yang sangat penting artinya bagi manajemen yang baik. Anda akan cukup lama berada dalam angkatan kerja untuk melihat perubahan-perubahan menakjubkan yang terjadi di dalam teknologi.

Masa depan teknologi informasi akan didorong oleh biaya yang rendah dan meningkatnya kekuatan komputer maupun komunikasi, serta menunjukan adanya kelangsungan tren kearah penyusutan ukuran dan peningkatan mobilitas. Kekuatan komputer diukur dalam kecepatan pemrosesan, kapasitas penyimpanan data, dan keragaman alat-alat input dan output. Kekuatan komunikasi diukur oleh biaya dan kecepatan transmisi, seperti jumlah data yang dapat dikomunikasikan dalam satu waktu tertentu.

Kemajuan—kemajuan ini juga mengindikasikan bahwa dimasa depan kamunikasi akan rendah biaya, berukurab kecil, bergerak, dan terhubung. Untuk mengambil keuntungan  dari segala kemungkinan ini, manajer harus belajar untuk menerapkan sistem informasi kedalam pengambilan keputusan. Keahlian spreadsheet dan pengolah kata yang anda pelajari hari ini adalah suatu yang berharga, tetapi kemampuan untuk beradaptasi dan memanfaatkan teknologi dalam pengambilan keputusan esok hari memiliki arti yang jauh lebih penting.

Daftar Pustaka :

Raymond McLeod,Jr.2009.Sistem Informasi Manajemen edisi 10.Jakarta: Salemba Empat

9 Oktober 2012 - Posted by | Uncategorized

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: