MELISA ANGGRAINY PUTRI

Keep Smile and Keep Spirit :)

PENGGUNAAN DAN PENGEMBANGAN SISTEM

Dukungan Sistem Informasi bagi Organisasi

            Sistem informasi dikembangkan untuk mendukung keseluruhan organisasi, eksekutif, dan area bisnis. SIM dimaksud untuk memenuhi kebutuhan informasi umum para manajer perusahaan dan lima sistem informasi ditingkat lebih rendah dalam figur tersebut mencakup kebutuhan informasi unik dari area-area bisnis tersebut.

            Sistem-sistem informasi ini dirancang khusus organisasi fisik, yaitu cara bagaimana sumber daya fisik perusahaan dan anak perusahaan anak global, divisi wilayah, distrik, cabang, dan seterusnya. Inovasi-inovasi dibidang teknologi informasi lebih memungkinkan banyak aktivitas perusahaan dilaksanakan tanpa batasi oleh lokasi fisik.

 

Sumber Daya Informasi

            Sumber daya informasi yang terdiri atas piranti keras komputer, piranti lunak komputer, spesialis informasi, pengguna, fasilitas, basis data, dan infomasi. Sebagian sumber daya ini pada umumnya berlokasikan dilayanan informasi dan merupakan tanggung jawab dari chief information officer (CIO). Sumber daya informasi yang terdapat di area-area pengguna adalah tanggung jawab dari para manajer area pengguna.

 

Spesialis Informasi

            Istilah spesialis informasi (information spesialist) untuk menggambarkan karyawan yang tanggung jawab utamanya adalah untuk memberikan kontribusi atas tersedianya sumber daya informasi dalam perusahaan. Spesialis informasi pada awalnya meliputi analisis sistem, programmer, dan operator. Spesialis informasi dan pengguna sebuah perusahaan mencerminkan sumber-sumber dan daya informasi yang berharga. Kemudian ditambah lagi dengan administrator basis data, spesialis jaringan, dan Webmaster. Berikut adalah penjelasannya :

 

       I.            Analisis Sistem

            Spesialis ini bekerja dengan pengguna untuk mengembangkan sistem-sistem baru dan memperbaiki sistem-sistem yang sudah ada. Analisis sistem adalah orang yang ahli dalam mendefinisikan masalah dan dalam membuat dokumentasi tertulis mengenal bagaimana komputer akan membantu menyelesaikan maalah-masalah tersebut.

 

    II.            Administrator Basis Data

            Seorang spesialis informasi yang bertanggung jawab atas basis data disebut sebagai administrator basis data (database administrator-DBA). Tugas DBA adalah terbagi dalam empat area utama yaitu : perencanaan. implementasi, operasi dan keamanan.

 

 III.            Webmaster

            Webmaster bertanggung jawab atas isi dan penyajian situs Web perusahaan. Webmaster harus bekerja sama dengan spesialis jaringan untuk memastikan bahwa jaringan komukasi antara perusahaan dan pelanggan dan/atau sekutu bisnisnya selalu terbuka. Situs Web sangat mengandalkan gambar dan Webmaster biasanya memiliki keahlian dalam manipilasi atau perancangan grafik. Sering kali bawahan webmaster bertanggung jawab dalam membuat gambar-gambar yang tersedia tetap konsisten dan saling mendukung dalam seluruh halaman situs Web. Satu tugas penting dari seorang webmater adalah melacak orang-orang yang mengunjungi halaman web perusahaan.

 

 IV.            Spesialis Jaringan

            Spesialis jaringan bekerja dengan analis sistem dan pengguna dalam membuat jaringan komunikasi data yang menyatukan sumber daya komputasi yang menenyebar. Spesialis jaringan akan menggabungkan keahlian dari bidang-bidang komputasi maupun telekomunikasi. Memelihara jaringan yang memenuhi persyaratan untu aplikasi-aplikasi berbasis web adalah hal yang sangat sulit untuk dilakukan karena sebagian besar komunikasi terjadi diluar batasan perusahaan.

 

    V.            Programmer

            Programmer menggunakan dokumentasi yang dibuat sistem analisis untuk membuat kode program komputer yang mengubah data menjadi informasiyang dibutuhkan oleh pengguna. Beberapa perusahaan menggabungkan fungsi sistem analisis dan programmer, menciptakan suatu posisi analis programmer.

 

 VI.            Operator

            Operator menjalankan peralatan komputasi berkala besar, seperti komputer mainframe dan server, yang biasanya berlokasi dalam fasilitas komputasi perusahaan. Operator akan memonitor konsol, mengganti kertas printer, mengelola perpustakaan pita dan disk penyimpan data, serta melakukan tugas-tugas lain yang seupa.

 

            Semua spesialis informasi pada umumnya digabungkan dengan perwakilan-perwakilan dari organisasi pengguna untuk membentuk tim proyek yang mengembangkan sistem. Para spesialis juga memiliki tanggung jawab dalam memelihara sistem setelah sistem tersebut diimplementasikan untuk memenuhi kebutuhan para pengguna. Pada awalnya, seluruh spesialis informasi diletakkan di dalam suatu unit pelayanan informasi yang tersentralisasi. Lama-kelamaan, banyak dari sumber daya ini dilokasikan ke area-area bisnis  dan dipimpin oleh direktur informasi divisional.

 

Pengguna sebagai Suatu Sumber Daya Informasi

            Pengguna dari sistem informasi perusahaan adalah sumber daya informasi penting yang dapat memberikan satu kontribusi nyata dalam mencapai sasaran strategis dalam meraih keunggulan kompetiti. Hal ini terutama berlaku ketika pengguna dapat secara aktif ikut berpartisipasi dalam pengembangan sistem dan mempraktikan komputasi pengguna akhir. Pengguna memiliki tingkat pengetahuan komputer dan pengetahuan informasi yang berbeda-beda, dan perbedaan ini ditambah dengan lainnya, menimbulkan variasi tingkat dukungan yang diberikan oleh para spesialis informasi.

            Dalam memutuskan bagaimana perusahaan akan mempergunakan sumber daya informasi, manajemen puncak harus memberikan perhatian yang cukup besar tentangf bagaimana cara komputasi pengguna akhir akan dilaksanakan, sehingga pada akhirnya akan memaksimalkan manfaatnya dan meminimalkan risikonya.

  • Keuntungan komputasi pengguna akhir :
  1. Menyamakan kemampuan dan tantangan
  2. Mempersempit jarak komunikasi

 

  • Resiko komputasi pengguna akhir :
  1. Sarana sistem yang buruk
  2. Sistem yang dirancang dan didokumentasikan dengan buruk
  3. Penggunaan sumber daya informasi yang tidak efisien
  4. Hilangnya integritas data
  5. Hilangnya keamanan
  6. Hilangnya kendali

 

Kriteria Pendidikan, Pengetahuan, dan Keahlian Yang Dibutuhkan Untuk Karier di Bidang Layanan Informasi

            Pengembangan sistem informasi membutuhkan pengetahuan dan keahlian tertentu. Spesialis informasi menerapkan pengetahuan dan keahlian secara kontinu. Pengguna menerapkan ketika mereka pernah ikut terlibat dalam komputasi pengguna akhir.

 

Pengetahuan Pengembangan Sistem

            Pengetahuan adalah sesuatu yang dapat dipelajari, baik itu melalui mata kuliah formal maupun melalui upaya sendiri seperti membaca dan mengamati. Jenis pengetahuan yang memungkinkan seseorang memberikan kontribusi dalam upaya-upaya pengembangan sistem meliputi pengetahuan komputer, pengetahuan informasi, dasar-dasar bisnis, teori sistem, proses pengembangan sistem, dan pembuatan model sistem.

            Pengetahuan komputer (computer literacy) adalah kemampuan untuk menggunakan sumber daya komputer guna mendapatkan pemrosesan yang dibutuhkan. Pengetahuan informasi (information literacy) meliputi pemahaman bagaimana menggunakan informasi dalam setiap langkah proses pemecahan masalah dimana informasi tersebut dapat diperoleh dan bagaimana membagi informasi dengan orang lain. Meskipun pengetahuan informasi tidak membutuhkan pengetahuan komputer secara absolut, keduanya akan saling membantu dalam memberikan alat yang bermanfaat bagi para pemecah masalah.

            Teori sistem (systems theory) menjelaskan bagaimana cara menggambarkan suatu fenomena dalam bentuk struktur-struktur sistem normatif. Proses pengembangan sistem (system development process) terdiri atas langkah-langkah yang diambil untuk mengembangkan suatu sistem informasi. Nama-nama seperti daur hidup sistem (system life cycle-SLC) dan daur hidup pengembangan system (systems development life cycle-SDLC) digunakan untuk menjelaskan peroses.

            Pembuatan model sistem (systems modelling) terdiri atas berbagai cara untuk mendokumentasikan suatu sistem. Dalam kebanyakan kasus, data dan proses-proses sistem dibuat modelnya dengan menggunakan alat-alat seperti diagram hubugan entitas (entity relationship diagram), diagram arus data (data flow diagram), dan diagram kelas (class diagram). Untuk mengindetifikasikan tidak hanya jenis-jenis pengetahuan dalam keahlian yang penting bagi spesialis informasidan pengguna saja, namun juga bagaimana pengguna dapat dibagi kembali menjadi manajemen umum dan staffnya. Staff profesional terdiri atas spesialis-spesialis seperti peneliti pemasaran dan ilmuwan manajemen, sedangkan staff administrasi terdiri atas pegawai kantor.

            Setiap orang yang mengembangkan sistem, baik itu pengguna maupun spesialis informasi harus memiliki pengetahuan dan keahlian tertentu. Hal ini merupakan kriteria pendidikan bagi pilihan karier dibidang sistem informasi. Pengetahuan meliputi pengetahuan komputer dan informasi, dasar-dasar bisnis, teori sistem, proses pengembangan sistem, dan pembuatan model sistem.

 

Keahlian Pengembangan Sistem

            Keahlian pengembangan sistem meliputi keahlian komukasi dan kemampuan  analistis. Keahlian komunikasi (communication skills) melibatkan kemampuan untuk menyampaikan informasi kepada satu orang atau lebih dengan menggunakan komunikasi lisan, tulisan, atau gambar. Kemampuan analistis (analytical ability) melibatkan studi dan pemahaman akhir atas suatu situasi dengan tujuan merumuskan respons atau solusi. Kreativitas (cretivity) adalah penciptaan ide atau solusi baru yang sepenuhnya atau separuhnya baru. Kreativitas terutama bermanfaat disaat tidak terdapatnya pengalaman atau atau pengetahuan yang diperoleh dari mempelajari suatu fenomena yang serupa. Kepemimpinan (leadership) adalah kemampuan untuk mengarahkan orang lain untuk melaksankan tugasnya. Bagi manajemen umum, hal ini mungkin merupakan keahlian yang paling penting, namun juga penting bagi para spesialis informasi karena mereka terlibat dalam pengelolaan suatu proyek pengembangan sistem.

 

Menempatkan Pengguna Sistem dan Spesialis Informasi Pada Perspektif

            Unsur manusia terus menjadi salah satu bahan paling penting dalam pengembangan dan penggunaan sistem informasi. Para pemain utama adalah pengguna dan spesialis informasi. Kedua kelompok tersebut membentuk tim pengembangan.

            Pengembangan sistem pada awalnya dilakukan sepenuhnya oleh spesialis informasi. Namun, lama kelamaan pengguna telah memainkan peranan yang semakin penting. Sampai ke suatu titik ekstrem, pengguna dapat melakukan seluruh pekerjaan pengembangan.

            Tidak hanya pekerjaan pengembangan saja yang berubah, keadaan dimana pekerjaan dilaksanakan juga ikut mengalami pekerjaan. Organisasi tidak lagi berbentuk fisik, yang mengharuskan pekerjaan dan pekerja berada pada suatu lokasi fisik. Jaringan komunikasi elektronik memungkinkan perusahaan mencapai suatu organisasi maya, dimana pekerjaan dapat dilakukan di hampir semua tempat.

            Pengetahuan spesialis informasi dan perusahaan adalah suatu sumber daya yang berharga dan hendaknya dikelola. Program-Program manajemen pengetahuan (knowledge management-KM) formal sering kali terdiri atas sistem-sistem yang mengumpulkan, menyimpan, dan memilah-milah pengetahuan.

17 November 2012 - Posted by | Uncategorized

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: