MELISA ANGGRAINY PUTRI

Keep Smile and Keep Spirit :)

ARSITEKTUR DAN ORGANISASI SISTEM KOMPUTER

A. MEMORI KOMPUTER

Memori computer merupakan bagian terpenting dari komponen komputer yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan informasi yang harus diatur dan dijaga sebaik-baiknya.Memori juga di artikan sebagai perangkat yang amat penting dalam sistem berbasis mikroprosesor, mikrokontroller, maupun PC.

Memori terbagi menjadi 2 (dua) yaitu :

1) Memori Internal

Memori internal merupakan memory yang bekerja untuk menyimpan suatu data atau program yang sedang berjalan atau deikerjakan pada CPU. Ketika komputer menjalankan suatu program, maka memori internal akan secara terus-menerus berinteraksi dengan CPU. Sehingga memori internal haruslah cukup cepat agar mampu mengimbangi kecepatan CPU. Memori internal terdiri dari :

  • ROM (Read Only Memory) ROM merupakan memori yang hanya dapat dibaca. Walaupun dalam perkembangannya, istilah memori hanya baca atau Read Only tidak lagi sesuai setelah adanya MPROM, PROM, EPROM, EPROM, EAPROM, dan Flash PEROM.
  • RAM (Random Access Memori) RAM atau Random Access Memory merupakan merupakan sebuah media penyimpanan data sementara pada komputer. RAM merupakan media penyimpanan yang bersifat volatile, ketika tidak ada pasokan arus listrik ke media tersebut maka data yang tersimpan akan hilang. RAM terdiri dari DRAM, FPM DRAM, EDO DRAM, SDRAM, DR RAM, DDR RAM, DDR2 RAM, DDR3 RAM, SO-DIMM.

 

2) Memori Eksternal

Sedangkan memori eksternal merupakan memori yang berada di luar CPU yang diakses prosesor melalui piranti I/O.Dalam komputer memori merupakan bagian dari komputer yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan data-data. Memory akan menyimpan data yang bersifat tetap (non volatile).Sehingga data akan teteap tersimpan walaupun komputer dalam keadaan tidak aktif. Memori eksternal terdiri dari :

  • Berdasarkan jenis akses data : DASD (Direct Access Storage Device) dan SASD (Sequential Access Storage Device).
  • Berdasarkan Karakteristik Bahan : Punched Card atau kartu berlubang, Magnetic Disk, Optical Disk, DVD, Magnetic Tape.

 

B. PEMROGRAMAN MIKRO

Rancangan microprogrammed relatif mudah diubah-ubah dan dibetulkan,menawarkan kemampuan diagnostik yang lebih baik dan lebih dapat diandalkan daripada rancangan hard-wired. Karena waktu akses memori kendali ROM menentukan kecepatan operasi CLU maka kendali microprogrammed mungkin menghasilkan CLU yang lebih lambat dibandingkan dengan kendali hard-wired.Alasannya adalah bahwa waktu yang diperlukan untuk menjalankan suatu instruksi-mikro juga harus mencakup waktu akses ROM.

Komputer mikro (Inggris: microcomputer) adalah sebuah kelas komputer yang menggunakan mikroprosesor sebagai CPU utamanya. Komputer mikro juga dikenal sebagai Personal Computer (PC), Home Computer, atau Small-business Computer. komputer jenis ini dianggap sebagai perangkat yang hanya digunakan oleh satu orang saja, yang mampu menangani informasi yang berukuran 4-bit, 8-bit, atau 16-bit (dibandingkan dengan minicomputer atau mainframe yang mampu menangani informasi lebih dari 32-bit) pada satu waktunya. Pengembangan lebih lanjut, menjadikan klasifikasi antara mainframe, minicomputer dan komputer mikro menjadi tidak relevan lagi, karena komputer mikro yang baru mampu menangani informasi 32-bit, atau 64-bit dalam satu waktunya.

 

C. PEMROGRAMAN PARALEL

Pemrograman paralel adalah teknik pemrograman komputer yang memungkinkan eksekusi perintah/operasi secara bersamaan baik dalam komputer dengan satu (prosesor tunggal) ataupun banyak (prosesor ganda dengan mesin paralel) CPU. Tujuan utama dari pemrograman paralel adalah untuk meningkatkan performa komputasi. Pemrosesan paralel (parallel processing) adalah penggunakan lebih dari satu CPU untuk menjalankan sebuah program secara simultan. Idealnya, parallel processing membuat program berjalan lebih cepat karena semakin banyak CPU yang digunakan. 

Komputasi paralel adalah salah satu teknik melakukan komputasi secara bersamaan dengan memanfaatkan beberapa komputer secara bersamaan. Tujuan dari komputasi paralel adalah meningkatkan kinerja komputer dalam menyelesaikan berbagai masalah. Dengan membagi sebuah masalah besar ke dalam beberapa masalah kecil, membuat kinerja menjadi cepat.

 

Sumber :

http://zeroprotection.blogspot.com/2012/04/memory-internal-dan-eksternal.html

http://cheppyandriana.blogspot.com/2010/01/pengertian-memory.html

http://uchieghokil.blogspot.com/2010/12/pemrograman-mikro.html

http://soulofmine.wordpress.com/2011/04/01/parallel-processing/

http://andri102.wordpress.com/game/soft-skill/konsep-komputasi-parallel-processing/

 

 

21 Januari 2013 - Posted by | Uncategorized

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: